Jumat, 04 September 2009

Obat Herbal Asam Urat




Asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden).

Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen.
(dr. suryo wibowo blog).

Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.

Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)

* Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
* Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
* Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
* Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
* Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
* Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
* Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
* Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.

KONSUMSI jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit. Jeroan memang merupakan salah satu hidangan menggiurkan, di antaranya soto babat, sambal hati, sate jantung, dan kerupuk limfa. Tetapi salah satu dampaknya, jika tubuh kelebihan senyawa purin maka si empunya diri mengalami sakit pada persendian

Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12). Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis), kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi akan menyebabkan asam urat juga ikut meninggi.

Obat Herbal asam urat

Salah satu bahan herbal untuk asam urat adalah Daun Salam. Menurut ahli herbal, Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat: Rempah, Rimpang, dan Umbi, pohon salam memiliki berbagai khasiat obat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pohon salam bisa dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat, stroke, kolesterol tinggi, melancarkan peredaran darah, radang lambung, diare, gatal-gatal, kencing manis, dan lain-lain. Kandungan kimia yang dikandung tumbuhan ini adalah minyak atsiri, tannin, dan flavonoida. Bagian pohon yang bisa dimanfaatkan sebagai obat adalah daun, kulit batang, akar, dan buah.

Mengobati asam urat dengan Daun Salam:

Mengatasi asam urat yang tinggi
10 lembar daun salam direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Bagi penderita kolesterol tinggi
7 lembar daun salam dan 30 gram daun ceremai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian arinya diminum secara teratur. Untuk melancarkan peredaran darah, 7 lembar daun salam dan 30 gram daun dewa segar direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 350 cc. Lalu ramuan disaring dan diminum sebanyak dua kali sehari.

Kamis, 03 September 2009

Tips Sehat Meningkatkan Kualitas Sperma



Anda ingin meningkatkan peluang memiliki anak atau hanya sekadar ingin ejakulasi dengan tingkat sperma dan air mani yang tinggi? Sperma yang banyak merupakan satu tanda sistem reproduksi yang sehat. Tidak diragukan memiliki air mani dan sperma yang lebih banyak menghasilkan orgasme lebih lama, termasuk meningkatnya hasrat seks. Jika Anda ingin menyirami pasangan dengan cinta sekaligus menjadi seorang calon ayah, inilah beberapa tips untuk memperbaiki dan meningkatkan jumlah sperma:


Berhenti merokok
Jika Anda seorang perokok saat ini, berhentilah. Selain menyebabkan napas tak sedap, merokok juga dapat memengaruhi jumlah sperma. Penelitian menujukan perokok memiliki jumlah sperma lebih kecil dibanding pria yang tidak merokok.

Hindari memakai celana ketat dan panas
Testis perlu memiliki suhu lebih sejuk dibanding bagian tubuh lain karena itu memakai celana dalam atau celana panjang ketat akan mengakibatkan suhu di sekitarnya panas. Sedapat mungkin usahakan tidak mengenakan celana dalam sewaktu tidur untuk menjaga suhu tetap sejuk.

Mulailah makanan makanan yang tepat
Diyakini atau tidak, pola makan akan memengaruhi produksi sperma. Cobalah makan makanan rendah lemak, berprotein tinggi, sayuran dan seluruh jenis padi-padian yang baik bagi kesehatan.

Kurangi hubungan intim dan masturbasi
Banyak pria mengeluhkan air mani mereka sedikit dan encer. Semakin banyak ejakulasi, semakin berkurang kekentalalan air mani tersebut. Jika Anda melakukan hubungan intim setiap hari atau lebih buruk lagi masturbasi akan berpengaruh pada jumlah sperma dan kekentalan air mani itu sendiri.

Kurangi alkohol
Alkohol dapat memengaruhi fungsi liver yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan tingkat estrogen. Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh akan memengaruhi produksi sperma. Sebaiknya hentikan minum alkohol mulai saat ini apabila Anda tidak ingin kehilangan jumlah produksi sperma.

Mencoba suplemen alami
Obat-obatan buatan pabrikan mungkin bisa menghalangi produksi sperma, sementara suplemen alami diyakini dapat meningkatkan produksi sperma, seperti L-carnitine yang ditemukan dalam daging merah. Selain itu, susu merupakan asam amino alami yang dapat meningkatkan produksi sperma. Folic acid atau asam folat ketika digabung dengan seng dapat meningkatkan produksi sperma, L-arginine yang ditemukan dalam kacang-kacangan, telur, daging, dan wijen juga memiliki khasiat yang sama, termasuk vitamin E dan selenium yang dapat memperbaiki kecepatan dan konsentrasi sperma.

Cobalah konsumsi Bee pollen. Suplemen yang berasal dari serbuk bunga ini mengandung seluruh komponen nutrisi yang dibutuhkan manusia untuk hidup sehat. Komponen nutrisi tersebut mulai dari asam amino essesial, beta karoten, vitamin B Kompleks, vitamin C, D, E, gula, kabohidrat, asam lemak, protein, mineral (antara lain: kalium, magnesium, kalsium, selenium dan fosfor). Memiliki khasiat sebagai pembangun (regenerasi) sel yang baik sehingga mampu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma.

Konsumsi Herbal
Selain itu, konsumsi herbal diyakini bisa membantu menyuburkan sperma dengan cara meningkatkan vitalitas dan daya tahan tubuh. Umumnya herbal jenis ini yang berasal dari rimpang seperti purwoceng. Purwoceng telah lama dikenal khususnya daerah dataran tinggi Jawa Tengah sebagai peningkat vitalitas pria. Dari beberapa penelitian menyatakan bahwa purwoceng memiliki efek farmakologi seperti, meningkatkan libido (nafsu), meningkatkan hormon testosteron dan meningkatkan jumlah spermatozoid.
Dapatkan produk herbal capsule Purwoceng dan Bee Pollen yang terbuat dari 100 % herbal alami dengan proses modern, namun tetap memiliki sifat asli, aroma dan khasiat yang sama dengan tumbuhannya.

Dikutip dari : Kompas Cyber Media

Sabtu, 29 Agustus 2009

Kurang Tidur, Tensi Darah Melonjak




Bingung karena belakangan ini tensi darah Anda melonjak? Coba cermati apakah Anda sudah cukup tidur. Pasalnya, menurut penelitian, orang dewasa yang kurang tidur lebih berisiko mengalami darah tinggi.
"Orang yang selalu kurang tidur berisiko mengalami darah tinggi dalam kurun waktu lima tahun ke depan," kata Kristen Knutson dari Universitas Chicago, yang penelitiannya dilaporkan dalam jurnal kesehatan Archives of Internal Medicine.

Orang dewasa, menurut US Center for Disease Control and Prevention, seharusnya tidur tujuh hingga sembilan jam sehari. Namun, gaya hidup yang serba sibuk membuat kebanyakan orang tidur kurang dari waktu ideal. Padahal, sejumlah penelitian telah menunjukkan risiko kesehatan dari jam tidur yang buruk.
Pada anak-anak, kurangnya waktu tidur akan menyebabkan mereka berisiko kegemukan, depresi, bahkan tekanan darah tinggi. Pada orang lanjut usia akan meningkatkan risiko jatuh. Dan pada orang usia dewasa, kurang tidur akan meningkatkan risiko infeksi, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Dalam sebuah penelitian, Knutson dan timnya meneliti 578 orang dewasa yang rata-rata berusia 40 tahun. Para ahli mencatat tekanan darah mereka dan mengukur berapa lama para relawan ini tidur. Hanya satu persen yang tidur lebih dari delapan jam.

Rata-rata para relawan itu tidur enam jam. Dan mereka yang kurang tidur ini dalam lima tahun mengalami hipertensi. Yang menarik, tiap jam tidur yang hilang semakin meningkatkan risiko naiknya tensi darah. "Bila dibandingkan antara kelompok yang tidur lima jam dan enam jam, mereka dalam kelompok pertama memiliki risiko 37 persen untuk terjadinya hipertensi," kata Knutson.

Rabu, 26 Agustus 2009

Cantik dengan Masker Herbal




Berikut ini adalah resep yang bisa Anda terapkan untuk membuat masker wajah alami di rumah dengan bahan aneka buah dan daun.

1. Buah Anggur
Buah ini sangat kaya akan trace mineral, kalsium, magnesium, potassium, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, C dan senyawa-senyawa flavonoid. Hampir semua jenis anggur yang warnanya berbeda, dapat digunakan untuk lotion.

Yang harus anda lakukan adalah lumatkan atau blender anggur lalu Baring. Setelah itu, oleskan pada wajah anda dengan menggunakan kapas. Diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan air mawar. Lotion anggur dapat anda gunakan setiap hari karena baik untuk hampir semua jenis kulit, mulai dari kulit kering, lembab ataupun kulit yang rusak.

2. Buah Lemon
Buah ini mengandung vitamin A, C, B1, B2 dan B3 sehingga sangat cocok bagi anda yang memiliki kulit berminyak. Tapi bagi anda yang memiliki jenis kulit normal, juga bisa menggunakan lotion ini. Masker ini bisa anda kenakan setiap hari. Yang harus anda lakukan adalah memeras lemon lalu campurkan putih telur yang sudah dikocok. Oleskan pada wajah dan biarkan 10 menit. Setelah itu, bersihkan dengan air mawar atau air hangat.

3. Daun pepaya
Daun pepaya mengandung enzim papain, alkaloid karpaino, psudokarpaina, glikosid, karposid dan saponin, sakarosa, dekstrosa serta levulosa. Sedangkan buahnya mengandung karotena, pectin, dgalaktosa dan I-arabinosa, papain, papaya, timin papain, dan fitokinase. Biji pepaya mengandung glucoside, cocirin dan karpain, sementara getahnya mengandung papain, kemokapain, lisosim, lipase, glutamin dan sklotransferase.

Jika anda ingin menghilangkan jerawat maka anda bisa menyiapkan 2 atau 3 lembar daun pepaya tua, femur sebentar lalu tumbuk hingga halus. Tambahkan satu setengah sendok air, gunakan sebagai bedak pada wajah yang terkena jerawat.

Selasa, 25 Agustus 2009

Mengenal Obat Herbal




1.Mengenali tumbuhan obat. Tumbuhan obat harus dikenali baik-baik oleh karena ada tumbuhan yang memiliki ciri serupa, namun khasiat berbeda. Misalnya, 3 jenis kunyit putih masing-masing memberikan 3 khasiat berbeda.

2.Memelihara bahan mentah obat herbal. Bahan mentah obat herbal harus bebas polusi dan lebih baik dipelihara secara organik, tidak menggunakan bahan kimia yang dapat menumpuk di dalam bahan mentah (obat alami).

3.Panen pada saat yang tepat. Tumbuhan obat dipanen pada saat yang tepat, yaitu saat senyawa berkhasiat sudah terbentuk dan belum terdegradasi alami oleh tumbuhannya. Ini bisa dijadikan obat alami dan banyak yang dijadikan bahan makanan kesehatan.

4.Menyiapkan obat produk herbal. Obat herbal disiapkan melalui proses pencucian terjamin dan proses pengeringan harus baik (dalam temperatur rendah).

5.Mengenali kebutuhan tubuh konsumsi obat produk herbal dalam jumlah yang tepat (sesuai dengan kebutuhan tubuh) sehingga efek samping terhindarkan.

Jumat, 21 Agustus 2009

Tips Makanan Herbal



1. Sebelum menjatuhkan pilihan dan mengonsumsi Herbal Food atau makanan kesehatan, carilah informasi sebanyak-banyaknya dan konsultasikan masalah kesehatan Anda pada orang yang tepat (dokter, ahli gizi, konsultan produk). Lakukan juga rekomendasi produk Herbal yang diberikan agar benar-benar tepat dengan kebutuhan Anda.

2. Sebelum memutuskan untuk membeli produk Natural Herbal atau makanan obat lainnya, tanyakan dan perhatikan dengan seksama komposisi zat yang terkandung di dalamnya. Kuncinya adalah keseimbangan, bukan kelebihan. Perhatikan apakah Natural Herbal Food tersebut benar-benar berasal dari zat alamiah atau menggunakan (dicampur) zat sintetis.

3. Keakuratan mendiagnosis suatu penyakit sangat menentukan keberhasilan penyembuhan penyakit atau gangguan yang diderita. Terkadang konsumen menuding obat herbal/suplemen yang dikonsumsi tidak bermutu karena tidak memberikan hasil yang diharapkan. Padahal, penyebabnya adalah kesalahan diagnosis. Kesalahan itu berimbas pada pemberian suplemen yang tidak tepat. Untuk memperkecil risiko kesalahan, sertakan data-data pendukung (hasil pemeriksaan laboratorium Natural Herbal) pada saat mengonsultasikan kondisi kesehatan Anda agar rekomendasi yang diberikan lebih akurat dan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

4. Perhatikan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa (expired date) obat herbal/ suplemen tersebut. Hal ini sangat penting mengingat obat herbal berasal dari tumbuhan dan diproduksi tanpa tambahan bahan pengawet yang memiliki masa kadaluarsa relatif pendek. Produk Herbal Food sebagaimana obat-obatan pada umumnya, sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk. Hindari paparan sinar matahari langsung dan tempat dengan kelembapan tinggi atau gelap.

5. Cari obat herbal yang memiliki formulasi pagi dan malam. Seperti halnya penggunaan obat pada umumnya, tubuh kita tidak membutuhkan nutrisi sekaligus. Kita membutuhkan vitamin ataupun mineral untuk membantu melakukan aktivitas sehari-hari, dan yang lain membantu tubuh memperbaiki diri sendiri pada malam hari.

6. Ikuti anjuran pemakaian produk. Cara pemakaian yang tepat turut menentukan efektifitas Herbal Food Products (termasuk dosis dan waktu pemakaian). Perhatikan juga produk yang memiliki formula khusus untuk pria atau wanita. Lebih banyak Anda tahu tentang obat herbal, makin jelas informasi yang Anda terima. Mengapa? Karena pria dan wanita memiliki kebutuhan berbeda. Food Herbal Products yang dikonsumsi akan memiliki formula berbeda sesuai dengan kebutuhan.

7. Tubuh adalah juri yang paling jujur dan adil. Berbagai produk obat herbal yang beredar di pasaran tidak semuanya merupakan yang terbaik dan berkualitas. Hanya tubuh kita sendiri yang menentukan apakah klaim sebuah produk itu bisa dibenarkan atau tidak. Hanya tubuh kita yang menguji keberhasilan atau daya kerja obat herbal tersebut. Jadi, perubahan tubuh pada saat atau setelah mengonsumsi obat herbal dapat dijadikan patokan, apakah cocok atau tidak. Pilihlah bahan natural(Herbal) misalnya alami cryptomonadales.

8. Seperti halnya obat-obatan pada umumnya, untuk ibu hamil, menyusui, penderita penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, atau jantung, sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi Food Herbal Products tertentu. Pasalnya, meskipun dari bahan-bahan alami (misalnya alami cryptomonadales) produk Natural Herbal Food yang dijual juga memiliki bahan aktif yang bisa berinteraksi dengan obat-obat yang diberikan oleh dokter. Penggunaan Herbal Food Products yang tidak tepat dapat mengganggu penyerapan obat-obat tertentu.

Rabu, 19 Agustus 2009

Banyak Minum Hindari Penyakit Ginjal



Pastikan air minum yang Anda konsumsi telah sterill dari virus dan bakteri. Rebus selama delapan jam atau jemur dibawah sinar matahari.

Benda padat yang terbentuk menyerupai batu pada ginjal bisa mengakibatkan rasa sakit serta infeksi yang membahayakan jika berada di saluran buang air kecil.

Tidak seimbangnya pola makan, kurang aktivitas fisik serta penyakit kronis yang menahun merupakan beberapa faktor yang mempertinggi risiko pembentukan batu ginjal.

Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menghindari terbentuknya batu ginjal tersebut, antara lain :

Minum banyak air setiap hari. Batu ginjal terbentuk dari garam dan mineral dalam urin yang bercampur. Cairan yang cukup dapat membantu urin kelancaran dan kejernihannya. Urin yang sehat berwarna kuning cerah. Jika urin berwarna kuning gelap, artinya Anda kuring minum. Usahakan untuk minum setiap beberapa jam, jangan hanya waktu-waktu tertentu.

Turunkan berat badan berlebih. Penelitian menunjukkan orang yang kelebihan berat badan secara signifikan lebih cenderung mengalami batu ginjal.

Kontrol diabetes yang Anda alami. Penyakit kronis biasanya mempengaruhi fungsi ginjal. Sebagai catatan, batu ginjal juga bisa menjadi tanda dari diabetes, juga tekanan darah tinggi dan osteoporosis. Jika Anda terbukti memiliki batu ginjal, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Variasikan konsumsi makanan. Pembentuk batu ginjal bisa berbagai macam, tergantung pola makan setiap orang. Sebaiknya, Anda mengganti pola makan yang bervariasi setiap hari. Konsultasi dengan dokter mengenai jenis makanan yang bisa Anda makan. Misalnya, sebagian orang sangat cocok dengan memfokuskan makanan yang mengandung cukup kalsium dan serat sekaligus mengurangi asupan protein dan menghindari garam.

Hindari jus grapefruit atau jeruk besar yang asam. Secara umum, buah sitrus membantu mengurangi asam pada urin. Pengecualian pada grapefruit yang menurut penelitian, justru dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Waspada juga jangan sampai melebihi dosis rekomendasi asupan vitamin C dan D tambahan.

Berolahraga secara teratur. Orang yagn tidak aktif memiliki risiko lebih tinggi terhadap batu ginjal. Langkahkan kaki ke luar ruangan dan mulailah berjalan, meskipun sangat singkat setiap hari.

Jangan ragu bertanya mengenai obat-obatan yang diberikan kepada Anda. Tergantung dari zat apa batu ginjal yang Anda miliki, obat justru bisa mendorong pertumbuhannya. Hindari asupan obat tersebut untuk menghindarinya. Sumber Republika online