Sabtu, 29 Agustus 2009

Kurang Tidur, Tensi Darah Melonjak




Bingung karena belakangan ini tensi darah Anda melonjak? Coba cermati apakah Anda sudah cukup tidur. Pasalnya, menurut penelitian, orang dewasa yang kurang tidur lebih berisiko mengalami darah tinggi.
"Orang yang selalu kurang tidur berisiko mengalami darah tinggi dalam kurun waktu lima tahun ke depan," kata Kristen Knutson dari Universitas Chicago, yang penelitiannya dilaporkan dalam jurnal kesehatan Archives of Internal Medicine.

Orang dewasa, menurut US Center for Disease Control and Prevention, seharusnya tidur tujuh hingga sembilan jam sehari. Namun, gaya hidup yang serba sibuk membuat kebanyakan orang tidur kurang dari waktu ideal. Padahal, sejumlah penelitian telah menunjukkan risiko kesehatan dari jam tidur yang buruk.
Pada anak-anak, kurangnya waktu tidur akan menyebabkan mereka berisiko kegemukan, depresi, bahkan tekanan darah tinggi. Pada orang lanjut usia akan meningkatkan risiko jatuh. Dan pada orang usia dewasa, kurang tidur akan meningkatkan risiko infeksi, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Dalam sebuah penelitian, Knutson dan timnya meneliti 578 orang dewasa yang rata-rata berusia 40 tahun. Para ahli mencatat tekanan darah mereka dan mengukur berapa lama para relawan ini tidur. Hanya satu persen yang tidur lebih dari delapan jam.

Rata-rata para relawan itu tidur enam jam. Dan mereka yang kurang tidur ini dalam lima tahun mengalami hipertensi. Yang menarik, tiap jam tidur yang hilang semakin meningkatkan risiko naiknya tensi darah. "Bila dibandingkan antara kelompok yang tidur lima jam dan enam jam, mereka dalam kelompok pertama memiliki risiko 37 persen untuk terjadinya hipertensi," kata Knutson.

Rabu, 26 Agustus 2009

Cantik dengan Masker Herbal




Berikut ini adalah resep yang bisa Anda terapkan untuk membuat masker wajah alami di rumah dengan bahan aneka buah dan daun.

1. Buah Anggur
Buah ini sangat kaya akan trace mineral, kalsium, magnesium, potassium, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, C dan senyawa-senyawa flavonoid. Hampir semua jenis anggur yang warnanya berbeda, dapat digunakan untuk lotion.

Yang harus anda lakukan adalah lumatkan atau blender anggur lalu Baring. Setelah itu, oleskan pada wajah anda dengan menggunakan kapas. Diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan air mawar. Lotion anggur dapat anda gunakan setiap hari karena baik untuk hampir semua jenis kulit, mulai dari kulit kering, lembab ataupun kulit yang rusak.

2. Buah Lemon
Buah ini mengandung vitamin A, C, B1, B2 dan B3 sehingga sangat cocok bagi anda yang memiliki kulit berminyak. Tapi bagi anda yang memiliki jenis kulit normal, juga bisa menggunakan lotion ini. Masker ini bisa anda kenakan setiap hari. Yang harus anda lakukan adalah memeras lemon lalu campurkan putih telur yang sudah dikocok. Oleskan pada wajah dan biarkan 10 menit. Setelah itu, bersihkan dengan air mawar atau air hangat.

3. Daun pepaya
Daun pepaya mengandung enzim papain, alkaloid karpaino, psudokarpaina, glikosid, karposid dan saponin, sakarosa, dekstrosa serta levulosa. Sedangkan buahnya mengandung karotena, pectin, dgalaktosa dan I-arabinosa, papain, papaya, timin papain, dan fitokinase. Biji pepaya mengandung glucoside, cocirin dan karpain, sementara getahnya mengandung papain, kemokapain, lisosim, lipase, glutamin dan sklotransferase.

Jika anda ingin menghilangkan jerawat maka anda bisa menyiapkan 2 atau 3 lembar daun pepaya tua, femur sebentar lalu tumbuk hingga halus. Tambahkan satu setengah sendok air, gunakan sebagai bedak pada wajah yang terkena jerawat.

Selasa, 25 Agustus 2009

Mengenal Obat Herbal




1.Mengenali tumbuhan obat. Tumbuhan obat harus dikenali baik-baik oleh karena ada tumbuhan yang memiliki ciri serupa, namun khasiat berbeda. Misalnya, 3 jenis kunyit putih masing-masing memberikan 3 khasiat berbeda.

2.Memelihara bahan mentah obat herbal. Bahan mentah obat herbal harus bebas polusi dan lebih baik dipelihara secara organik, tidak menggunakan bahan kimia yang dapat menumpuk di dalam bahan mentah (obat alami).

3.Panen pada saat yang tepat. Tumbuhan obat dipanen pada saat yang tepat, yaitu saat senyawa berkhasiat sudah terbentuk dan belum terdegradasi alami oleh tumbuhannya. Ini bisa dijadikan obat alami dan banyak yang dijadikan bahan makanan kesehatan.

4.Menyiapkan obat produk herbal. Obat herbal disiapkan melalui proses pencucian terjamin dan proses pengeringan harus baik (dalam temperatur rendah).

5.Mengenali kebutuhan tubuh konsumsi obat produk herbal dalam jumlah yang tepat (sesuai dengan kebutuhan tubuh) sehingga efek samping terhindarkan.

Jumat, 21 Agustus 2009

Tips Makanan Herbal



1. Sebelum menjatuhkan pilihan dan mengonsumsi Herbal Food atau makanan kesehatan, carilah informasi sebanyak-banyaknya dan konsultasikan masalah kesehatan Anda pada orang yang tepat (dokter, ahli gizi, konsultan produk). Lakukan juga rekomendasi produk Herbal yang diberikan agar benar-benar tepat dengan kebutuhan Anda.

2. Sebelum memutuskan untuk membeli produk Natural Herbal atau makanan obat lainnya, tanyakan dan perhatikan dengan seksama komposisi zat yang terkandung di dalamnya. Kuncinya adalah keseimbangan, bukan kelebihan. Perhatikan apakah Natural Herbal Food tersebut benar-benar berasal dari zat alamiah atau menggunakan (dicampur) zat sintetis.

3. Keakuratan mendiagnosis suatu penyakit sangat menentukan keberhasilan penyembuhan penyakit atau gangguan yang diderita. Terkadang konsumen menuding obat herbal/suplemen yang dikonsumsi tidak bermutu karena tidak memberikan hasil yang diharapkan. Padahal, penyebabnya adalah kesalahan diagnosis. Kesalahan itu berimbas pada pemberian suplemen yang tidak tepat. Untuk memperkecil risiko kesalahan, sertakan data-data pendukung (hasil pemeriksaan laboratorium Natural Herbal) pada saat mengonsultasikan kondisi kesehatan Anda agar rekomendasi yang diberikan lebih akurat dan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

4. Perhatikan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa (expired date) obat herbal/ suplemen tersebut. Hal ini sangat penting mengingat obat herbal berasal dari tumbuhan dan diproduksi tanpa tambahan bahan pengawet yang memiliki masa kadaluarsa relatif pendek. Produk Herbal Food sebagaimana obat-obatan pada umumnya, sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk. Hindari paparan sinar matahari langsung dan tempat dengan kelembapan tinggi atau gelap.

5. Cari obat herbal yang memiliki formulasi pagi dan malam. Seperti halnya penggunaan obat pada umumnya, tubuh kita tidak membutuhkan nutrisi sekaligus. Kita membutuhkan vitamin ataupun mineral untuk membantu melakukan aktivitas sehari-hari, dan yang lain membantu tubuh memperbaiki diri sendiri pada malam hari.

6. Ikuti anjuran pemakaian produk. Cara pemakaian yang tepat turut menentukan efektifitas Herbal Food Products (termasuk dosis dan waktu pemakaian). Perhatikan juga produk yang memiliki formula khusus untuk pria atau wanita. Lebih banyak Anda tahu tentang obat herbal, makin jelas informasi yang Anda terima. Mengapa? Karena pria dan wanita memiliki kebutuhan berbeda. Food Herbal Products yang dikonsumsi akan memiliki formula berbeda sesuai dengan kebutuhan.

7. Tubuh adalah juri yang paling jujur dan adil. Berbagai produk obat herbal yang beredar di pasaran tidak semuanya merupakan yang terbaik dan berkualitas. Hanya tubuh kita sendiri yang menentukan apakah klaim sebuah produk itu bisa dibenarkan atau tidak. Hanya tubuh kita yang menguji keberhasilan atau daya kerja obat herbal tersebut. Jadi, perubahan tubuh pada saat atau setelah mengonsumsi obat herbal dapat dijadikan patokan, apakah cocok atau tidak. Pilihlah bahan natural(Herbal) misalnya alami cryptomonadales.

8. Seperti halnya obat-obatan pada umumnya, untuk ibu hamil, menyusui, penderita penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, atau jantung, sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi Food Herbal Products tertentu. Pasalnya, meskipun dari bahan-bahan alami (misalnya alami cryptomonadales) produk Natural Herbal Food yang dijual juga memiliki bahan aktif yang bisa berinteraksi dengan obat-obat yang diberikan oleh dokter. Penggunaan Herbal Food Products yang tidak tepat dapat mengganggu penyerapan obat-obat tertentu.

Rabu, 19 Agustus 2009

Banyak Minum Hindari Penyakit Ginjal



Pastikan air minum yang Anda konsumsi telah sterill dari virus dan bakteri. Rebus selama delapan jam atau jemur dibawah sinar matahari.

Benda padat yang terbentuk menyerupai batu pada ginjal bisa mengakibatkan rasa sakit serta infeksi yang membahayakan jika berada di saluran buang air kecil.

Tidak seimbangnya pola makan, kurang aktivitas fisik serta penyakit kronis yang menahun merupakan beberapa faktor yang mempertinggi risiko pembentukan batu ginjal.

Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menghindari terbentuknya batu ginjal tersebut, antara lain :

Minum banyak air setiap hari. Batu ginjal terbentuk dari garam dan mineral dalam urin yang bercampur. Cairan yang cukup dapat membantu urin kelancaran dan kejernihannya. Urin yang sehat berwarna kuning cerah. Jika urin berwarna kuning gelap, artinya Anda kuring minum. Usahakan untuk minum setiap beberapa jam, jangan hanya waktu-waktu tertentu.

Turunkan berat badan berlebih. Penelitian menunjukkan orang yang kelebihan berat badan secara signifikan lebih cenderung mengalami batu ginjal.

Kontrol diabetes yang Anda alami. Penyakit kronis biasanya mempengaruhi fungsi ginjal. Sebagai catatan, batu ginjal juga bisa menjadi tanda dari diabetes, juga tekanan darah tinggi dan osteoporosis. Jika Anda terbukti memiliki batu ginjal, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Variasikan konsumsi makanan. Pembentuk batu ginjal bisa berbagai macam, tergantung pola makan setiap orang. Sebaiknya, Anda mengganti pola makan yang bervariasi setiap hari. Konsultasi dengan dokter mengenai jenis makanan yang bisa Anda makan. Misalnya, sebagian orang sangat cocok dengan memfokuskan makanan yang mengandung cukup kalsium dan serat sekaligus mengurangi asupan protein dan menghindari garam.

Hindari jus grapefruit atau jeruk besar yang asam. Secara umum, buah sitrus membantu mengurangi asam pada urin. Pengecualian pada grapefruit yang menurut penelitian, justru dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Waspada juga jangan sampai melebihi dosis rekomendasi asupan vitamin C dan D tambahan.

Berolahraga secara teratur. Orang yagn tidak aktif memiliki risiko lebih tinggi terhadap batu ginjal. Langkahkan kaki ke luar ruangan dan mulailah berjalan, meskipun sangat singkat setiap hari.

Jangan ragu bertanya mengenai obat-obatan yang diberikan kepada Anda. Tergantung dari zat apa batu ginjal yang Anda miliki, obat justru bisa mendorong pertumbuhannya. Hindari asupan obat tersebut untuk menghindarinya. Sumber Republika online

Jumat, 14 Agustus 2009

Awas! Kondisi Lingkungan Buruk Pemicu Radikal Bebas



Kondisi kota-kota besar sangat rawan menebarkan bibit-bibit penyakit atau gangguan pada kesehatan. Polusi dari kendaraan bermotor, industri, asap rokok, mesin foto copy, pendingin ruangan, dan makanan yang tidak sehat, merupakan sumber radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh manusia.
Selain itu, proses alami respirasi dan fungsi metabolisme yang buruk di dalam tubuh, juga menjadi penyebab internal meningkatkan radikal bebas dalam tubuh.

Kamis, 13 Agustus 2009

2010, UI Punya Program S2 Herbal



Indonesia kaya akan sumber daya alam dan budaya. Sayangnya, penggaliannya di dalam negeri masih terbatas. Akibatnya, produk-produk unggulan Indonesia malah dipatenkan oleh pihak asing.

Menyadari hal tersebut, Universitas Indonesia (UI) membuka Program Studi Herbal Indonesia untuk tingkat pascasarjana. Program studi tersebut merupakan hasil kerjasama antara UI dan Martha Tilaar Group. Penandatanganan nota kesepakatan bersama pembukaan program itu dilakukan oleh kedua pihak pada hari ini, Kamis (30/7), antara Rektor UI Prof. Dr. der soz. Gumilar R Soemantri dan Dr Martha Tilaar.
"Merupakan hal yang membahagiakan karena tidak hanya kerja sama dengan industri yang selama ini hanya menjadi perbincangan, namun konkrit," ujar Gumilar dalam sambutannya di Kampus UI, Depok.

Awal pembentukan program studi ini diawali dengan inisiatif pengusaha kosmetik Dr. Martha Tilaar dan timnya bertemu dengan rektor UI untuk membicarakan rencana pembentukannya. Pertemuan langsung ditindaklanjuti dengan pembentukan tim kajian persiapan.

Program studi yang berada di bawah koordinasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini akan dimulai awal 2010. Namun, proses perekrutan mahasiswanya sendiri baru dimulai pada September 2009 mendatang.

Program studi tersebut terdiri dari tiga kekhususan, yaitu Herbal Medik, Herbal dalam Keperawatan dan Estetika Indonesia. Para mahasiswa akan menjalani proses pembelajaran hingga memperoleh gelar Magister Sains Herbal Indonesia dalam empat semester.

Untuk bisa lulus, para mahasiswa harus menuntaskan sekitar 40-42 Satuan Kredit Semester (SKS), yang terdiri dari 57 persen mata kuliah wajib seperti Konsep Herbal Indonesia, Teknologi Berbahan Alam, Farmakognosi, Kewirausahaan dalam Produk Herbal dan Estetika Indonesia, serta 43 persen materi ajar khusus sesuai perminatan herbal medik, herbal dalam keperawatan atau estetika Indonesia.

Selain itu, mereka yang bisa mengikuti program pascasarjana ini harus memiliki latar belakang pendidikan sarjana reguler dari rumpun ilmu kesehatan, biologi, pertanian, kehutanan, serta bidang lain yang memiliki peminatan terhadap herbal. Untuk tahap pertama, kira-kira mahasiswa yang akan diterima sebanyak 100-120 orang.
Ke depannya, Martha Tilaar akan menyediakan tenaga pengajar setingkat doktor untuk menopang program studi ini dan fasilitas tempat praktek seperti Kampoeng Djamoe Organik Martha Tilaar, Pabrik Kosmetika Herbal PT Martina Berto dan Pusat Estetika Martha Beauty Gallery.

Selain itu, program studi ini akan mendatangkan tenaga ahli herbal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Martha berharap, program studi ini diharapkan dapat menghasilkan ahli-ahli dalam bidang herbal untuk memaksimalkan kekayaan herbal atau jamu milik Indonesia.
"Kiranya dampak program studi ini dapat menopang industri jamu, obat-obatan herbal, menghasilkan fitofarmaka baru yang biasanya menelan biaya hingga setengah miliar," tambah Gumilar.

Dibukanya program studi ini juga didukung oleh industri jamu lain seperti Ny. Meneer, Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia dan rumah sakit yang menggunakan produk herbal.Sumber Kompas.com