Senin, 10 Agustus 2009

Mengenal Gangguan Haid



Permasalahan yang berhubungan dengan haid seringkali membuat kita, para wanita, cemas. Apakah haid kita normal, perlu pengobatan, atau bahkan merupakan masalah serius yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Untuk mengobati kecemasan ini, kita perlu sedikit mengenal seluk-beluk gangguan yang berhubungan dengan haid, atau tepatnya pendarahan pervaginam lainnya yang mungkin sedang kita alami. Gangguan haid terbagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Gangguan ritme. Gangguan ini terbagi lagi menjadi beberapa macam, yaitu: gangguan yang sering terjadi (polimenorea), jarang terjadi (oligomenorea), terjadinya tidak teratur dan tidak terjadi haid sama sekali (amenorea).

2. Gangguan pendarahan. Gangguan ini terbagi menjadi beberapa macam juga, yaitu: sedikit pendarahan (hipomenorea), banyak pendarahan (hiperme¬norea), pendarahan yang terlalu lama (menoragia) dan pendarahan bercak (spotting). Timbulnya gangguan pendarahan menunjukkan adanya gangguan organik (anatomis) atau gangguan endokronologik (hormonal).

Klasifikasi Gangguan Haid

Gangguan haid dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis:
A. Ditinjau dari banyaknya darah yang keluar:
1. Normal (2-5 pembalut per hari)
2. Hipermenorea/pendarahan banyak (>5 pembalut per hari)
3. Hipomenorea/pendarahan sedikit (< 2 pembalut per hari)
4. Spotting (bercak)

B. Ditinjau dari lamanya pendarahan:

1. Normal (selama 3-6 hari)
2. Menoragia (selama > 6 hari)
3. Brakimenorea (selama < 3 hari)
4. Premenstrual spotting
5. Pascamenstrual spotting

C. Ditinjau dari siklusnya:
1. Eumenorea/normal (setiap 25-31 hari sekali)
2. Polimenorea/terlalu sering (setiap < 25 hari sekali)
3. Oligomenorea/terlalu jarang (setiap > 31 hari sekali)
4. Amenorea/tidak ada pendarahan
5. Haid tidak teratur/pendarahan interval
6. Spotting pertengahan siklus

Dismenorea

Dismenorea adalah nyeri haid yang timbul menjelang atau selama haid. Dikatakan nyeri haid (dismenorea) bila nyeri yang ditimbulkan sampai membuat wanita tidak dapat bekerja dan harus tidur. Nyeri yang terjadi seringnya bersamaan dengan rasa mual, sakit kepala, perasaan mau pingsan dan mudah marah. Nyeri tersebut dirasakan oleh wanita pada bagian perut dan terasa sangat sakit (kolik).

Dismenorea dibagi dalam dua macam, yaitu: dismenorea primer dan dismenorea sekunder. Dismenorea primer adalah nyeri yang muncul segera setelah menars (sejak pertama mengalami haid), sedangkan dismenorea sekunder nyeri yang muncul setelah beberapa bulan mengalami masa haid.

Penyebab:
Penyebab pasti dari dismenorea primer belum bisa diketahui. Akan tetapi, diduga faktor psikis dalam hal ini sangat berperan terhadap timbulnya nyeri. Dis¬menorea primer umumnya dijumpai pada wanita dengan siklus haid berovulasi. Pada fase sekresi dijumpai kadar prostaglandin yang tinggi dalam endometrium.

Faktor yang paling sering menyebabkan terjadinya dismenorea sekunder adalah karena endome¬triosis (tumbuhnya jaringan endometrium di luar endometrium) dan infeksi kronik genitalia interna. Wanita yang mengalami endo¬metriosis biasanya sering merasakan nyeri ketika bersenggama dan buang air besar, bahkan biasanya juga sulit untuk mendapatkan anak (infertil). Kadang-kadang pada wanita ter¬tentu dijumpai endometriosis di paru, mata, dan di pusar. Setiap mengalami haid, wanita tersebut akan mengeluarkan darah dari paru-paru, mata atau dari pusar.

Diagnosis dapat dibuat dari keluhan-keluhan yang ada, yang mana biasanya selalu berhubungan dengan haid. Pada kasus dugaan terhadap endometriosis atau infeksi kronik diperlukan laparoskopi diagnostik.

Pengobatan:
Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan sesuai dengan kondisi wanita yang terkena dimenorea, di antaranya:
1. Jika wanita tersebut mengalami kelainan organik maka cara pengobatannya adalah dengan menghilangkan kelainan organik tersebut terlebih dahulu, kemudian dilakukan pengobatan sesuai dengan kelainan organik yang ada.
2. Jika dimenorea terjadi pada wanita yang masih berusia muda maka pengobatan bisa dilakukan dengan obat-obatan spasmolitik atau anal¬gesik terlebih dahulu.
3. Jika wanita mengalami dismenorea primer, yang mana penyebabnya adalah karena kadar prostaglandin yang terlalu tinggi dan terjadi pada siklus haid yang berovulasi, maka pengobatannya adalah dengan antiprostaglandin dan terapi hormon progesteron untuk mencegah ovulasi sesuai dengan petunjuk dokter kandungan.
4. Jika wanita mengalami dismenorea sekunder, yang mana penyebabnya adalah karena endometriosis dan infeksi kronik, maka pengobatannya adalah dengan penyembuhan terhadap infeksi yang ada.

Sindrom Prahaid

Pada wanita usia reproduksi, tidak jarang ditemukan keluhan-¬keluhan sebelum haid. Keluhan-keluhan tersebut misalnya: mudah lelah, mudah marah (tersinggung), perasaan tertekan (depresi), sakit kepala (migren), mata berkunang-kunang, kaki bengkak, rasa tidak enak di perut, nyeri pada payudara.

Penyebab:
Penyebab dari kelainan ini belum diketahui secara pasti, masih berupa dugaan. Diduga kelainan ini disebabkan oleh meningkatnya hor¬mon prolaktin atau karena pengaruh hormon estrogen yang berlebihan.

Kelainan ini sering dijumpai pada wanita yang keadaan psikisnya labil dan postur tubuhnya kurus. Diagnosis terhadap kelainan ini dapat dilakukan dengan 2 cara:
(a) Dilihat dari keluhan yang timbul sejak 8-12 hari sebelum haid.
(b) Dengan pemeriksaan hormon prolaktin dan estrogen.

Pengobatan:
a. Untuk mencegah efek estrogen yang berlebihan bisa diberikan progesteron sesuai petunjuk dokter.
b. Pada kadar prolaktin yang tinggi bisa diberikan bromokriptin atas petunjuk dokter.

Pendarahan Uterus DisfungsionaI (PUD)
PUD adalah pendarahan uterus abnormal (jumlah, frekuensi, dan lamanya) yang terjadi baik di dalam maupun di luar siklus haid, yang semata-mata disebabkan oleh gangguan fungsional mekanisme kerja hipotalamus-hipofisis-ovarium-endometrium tanpa ada kelainan organik alat reproduksi. PUD paling banyak dijumpai pada usia perimenars dan usia perimenopause.

PUD pada usia perimenars
Usia perimenars adalah usia sejak terjadinya menars hingga memasuki usia reproduksi, yang biasanya berlangsung selama 3 sampai 5 tahun setelah menars dan ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur, baik lama maupun jumlah darahnya. Gangguan haid yang terjadi pada usia ini tidak memerlukan pengobatan khusus, kecuali jika pendarahan tersebut sampai menyebabkan anemia atau sampai terjadi amenorea.

Penyebab:
Pada jenis kelainan ini, jarang sekali dijumpai kelainan organik. Yang paling mungkin menjadi penyebabnya adalah gangguan faktor pembekuan darah dan gangguan psikis.

Diagnostik:
Suhu basal badan atau pemeriksaan hormon FSH dan LH.

Pengobatan:
Perlu diketahui bahwa pada usia perimenars jarang terjadi ovu¬lasi. Jadi, siklus haidnya bersifat anovulatorik, yang mana hampir dapat dipastikan bahwa tanpa diobati pun ovulasi akan terjadi secara spontan.

Kapan pengobatan hormonal perlu dilakukan?
Pengobatan hormonal perlu dilakukan jika:
1. tidak dijumpai kelainan organik maupun kelainan darah,
2. gangguan yang terjadi sampai 6 bulan lamanya,
3. dua tahun setelah menars belum juga dijumpai siklus haid yang berovulasi,
4. pendarahan yang terjadi sampai membuat keadaan umum menjadi jelek.

Pengobatan:
Pengobatan untuk kelainan ini bisa dilakukan dengan terapi hormonal sesuai petunjuk dokter dan perlu pengawasan sampai 6 bulan lebih.

PUD pada usia perimenopause
Perimenopause adalah usia antara masa pramenopause dan pascamenopause, yaitu sekitar menopause (usia 40?52 tahun).

Jika ada seseorang yang mengalami pendarahan atau gangguan haid pada usia peri¬menopause, maka yang harus dicurigai adalah adanya keganasan uterus (rahim). Oleh karena itu, pada kasus seperti ini harus dilakukan tindakan dilatasi dan kuretase terlebih dahulu. Bila hasil pemeriksaan patologi anatomik menunjukkan adanya suatu hiperplasia endometrium (kistik/adenometosa), maka bisa dilakukan pengobatan hormonal terlebih dahulu sesuai anjuran dokter. Pengobatan pada umumnya berlangsung sampai 6 bulan. Setiap 3 bulan sekali harus dilakukan mikrokuret. Bila hasil mikrokuret tidak menunjukkan adanya perubahan terhadap pengobatan dengan hormon, maka lebih baik dianjurkan untuk melakukan histerektomi (pengangkatan rahim).

Hipermenorea
Hipermenorea adalah pendarahan dengan jumlah darah banyak, berlangsung selama 6?7 hari, dan melakukan pergantian pembalut sebanyak 5?6 kali per hari yang setiap pembalutnya basah seluruhnya.

Penyebab:
• Bisa berupa kelainan pada uterus (rahim), seperti mioma (tumor), uterus hipoplasia, dan lain-lain; atau terdapat infeksi pada genitalia interna (organ reproduksi bagian dalam).
• Kelainan darah.
• Gangguan fungsional (ganguan endokrinologik/hormonal).

Diagnosis:
Pada setiap wanita yang berusia 35 tahun harus dilakukan kuretase diagnostik untuk menyingkirkan adanya keganasan.

Pengobatan:
Bila dijumpai kelainan organik, tentu dengan sendirinya penye¬babnya dapat dihilangkan. Pada kelainan hormonal dapat diberikan be¬berapa jenis terapi hormon, dan jika memungkinkan bisa dilakukan pemeriksaan hormon FSH, LH dan PRL.

Hipomenorea
Hipomenorea adalah pendarahan dengan jumlah darah sedikit, melakukan pergantian pembalut sebanyak 1-2 kali per hari, dan berlangsung selama 1-2 hari saja.

Penyebab:
Penyebab kelainan ini adalah kekurangan hormon estrogen atau progesteron.

Pengobatan:
Bila siklus haid berovulasi maka tidak perlu dilakukan pengobatan apa pun. Metroragia Pendarahan yang terjadi pada seorang wanita yang tidak berhubungan dengan siklus haid.

Penyebabnya:
Penyebab pendarahan ini adalah kelainan organik atau kelainan endokrinologik.

Pengobatan:
Untuk kelainan yang sifatnya organik, pengobatannya sesuai dengan jenis penyebabnya. Jika terdapat kelainan hormonal, diberikan kombinasi estrogen dan progesteron dengan aturan sesuai petunjuk dokter. Menoragia Pendarahan siklik yang berlangsung lebih dari 7 hari (haid yang memanjang), dengan jumlah darah kadang-kadang cukup banyak.

Penyebab:
Mirip dengan hipermenorea. Pengobatan: Sama dengan prinsip pengobatan pada hipermenorea.

Pendarahan Prahaid dan Pascahaid
a. Pendarahan Prahaid Pendarahan yang terjadi 3-4 hari sebelum haid, berupa pendarahan bercak (spotting).

Penyebab:
Penyebabnya diduga karena penurunan kadar estrogen prahaid. Dan perlu juga dicurigai adanya polip serviks, atau erosi porsio.

Pengobatan:
Ada beberapa cara pengobatan hormonal, yaitu dengan pemberian estrogen, progesteron, atau pil KB sesuai aturan dan pengawasan dokter.

b. Pendarahan Pascahaid Pendarahan ini biasanya berlangsung sampai 7 hari.

Penyebab:
Terjadi keterlambatan dalam pelepasan endometrium, atau ter¬dapat gangguan reepitelisasi (pembentukan kembali lapisan permukaan) endometrium. Dalam endometrium sering dijumpai adanya infiltrasi limfosit atau leukosit (sel-sel darah putih).

Diagnosis:
Vaginal sitologi, histologi endometrium atau pemeriksaan hor¬monal dengan cara RIA. Pada wanita usia di atas 35 tahun perlu dilakukan dilatasi dan kuretase bertingkat untuk menyingkirkan keganasan. Untuk mengetahui berbagai jenis kelainan organik dan ciri-cirinya secara khusus, insya Allah akan kita bahas pada edisi berikutnya

Khasiat Ketumbar Pelancar Pencernaan




Bentuk bumbu dapur ini adalah butiran-butiran kecil menyerupai lada. Tapi ukurannya lebih kecil. Aromanya juga menyengat khas, mudah dibedakan dengan lada. Tak ada ibu rumahtangga pangling memilah ketumbar dari bumbu dapur lain. Kepopulerannya merambah

hampir di seluruh kawasan Asia. Terlebih di Jawa, bisa dibilang beberapa jenis olahan akan terasa hambar tanpa ketumbar. Lebih dari itu, juga berkhasiat obat.

Kelebihan Ketumbar

Sebagai obat tercatat dalam ensiklopedi Jawa ‘Serat Centhini’ dan ‘Tembangraras‘. Diakui ketumbar memang lebih sering digunakan sebagai bumbu berbagai jenis masakan di Indonesia, namun ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat diatasi dengan ketumbar.

Tak hanya bijinya saja yang sering digunakan dalam masakan. Daunnya yang majemuk seperti seledri, sering diiris tipis dan dijadikan taburan dalam masakan seperti sup dan salad khas Thailand. Di negara itu, ketumbar diberi nama phak chee. Sama dengan bijinya, daun ketumbar juga beraroma tajam.

Ketumbar bahasa ilmiahnya Coriandrum sativum sebetulnya berasal dari Eropa selatan. Bentuk berupa butiran biji kecil-kecil sebesar 1-2 milimeter. Mirip dengan biji lada tetapi lebih kecil dan lebih gelap. Selain itu terasa tidak berisi dan lebih ringan dari lada.

Tanaman ini biasa dibudidayakan di kebun-kebun dataran rendah dan pegunungan. Seperti halnya seledri, tinggi tanamannya sekitar satu meter. Daunnya hijau dengan tepian bergerigi. Berbunga majemuk berbentuk payung bersusun berwarna putih dan merah muda. Bentuk buah hampir bulat berwarna kuning bersusun, kalau matang, buahnya mudah dirontokkan. Setelah itu, dikeringkan.

Diduga tanaman terna famili Coprinaceae ini berasal dari sekitar kawasan Laut Tengah dan Kaukasia. Di sana, biji yang dikeringkan dinamakan fructus coriandri. Di beberapa daerah, ketumbar memiliki nama yang berbeda-beda. Misal tumbar, katombhar, ketumbah, hatumbar, ketumeur, katumbali, tuncar, katuncar dan penyilang.

Manfaat dari tumbuhan ini sudah banyak dirasakan di berbagai negara. Ketumbar biasanya digunakan pelancar pencernaan, peluruh kentut (carminative), peluruh ASI (lactago), dan penambah nafsu makan (stomachica).

Manfaat ketumbar diambil dari daun, biji dan buah. Dari semua bagian tanaman yang diubah menjadi minyak terbang terdapat kandungan berupa sabinene, myrcene, a-terpinene, ocimene, linalool, geraniol, dekanal, desilaldehide, trantridecen, asam petroselinat, asam oktadasenat, d-mannite, skopoletin, p-simena, kamfena, dan felandren. Selain itu dalam Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang (Balai Pustaka 1996) disebutkan bahwa ketumbar juga mengandung lemak dan abu.

Dari ensiklopedi Wikipedia disebutkan bahwa khasiatnya tak sebatas pelancar pencernaan saja. Ketumbar juga berguna untuk meredakan pusing, muntah-muntah, influenza, wasir, radang lambung dan radang payudara, campak, masuk angin, tekanan darah tinggi, dan lemah syahwat. Penggunaan ketumbar bisa dilakukan dengan berbagai cara ditumbuk halus dan direbus, baik untuk pengobatan luar, maupun dalam.


PENGGUNAANNYA

Sebagai obat luar biasanya dihaluskan lebih dulu lalu dijadikan adonan dengan dicampur air dan bahan lain. Lalu adonan itu ditempelkan pada bagian yang sakit. Cara ini dilakukan untuk perut kembung (ditambah katuk, bawang merah, dan buah pinang), sakit kepala (ditambah biji piang, daun sirih, bangle, dan pacar jawa), serta radang payudara.

Sementara, untuk pengobatan dalam biasanya ketumbar direbus. Setelah direbus dan ditambah beberapa bahan lain, air rebusannya disaring lalu diminum secara rutin. Cara ini digunakan untuk pengobatan tekanan darah tinggi (ditambah seledri), influenza (ditambah jahe, daun bawang putih, dan madu), batuk (ditambah kayu manis, kumis kucing, dan gula aren), memperbanyak ASI, muntah-muntah, radang lambung, keracunan jamur, dan lainnya.

Bila haid tidak datang, gunakanlah racikan sebagai berikut, 10 biji ketumbar, 1 jari kunyit, 1 buah pala, 10 biji jintan hitam, 3 kuntum cengkeh, 20 lembar daun srigading. Seluruh bahan padat dilembutkan, direbus dengan 2 gelas air bersih hingga menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring, hasilnya diminum sekaligus. Lakukan cara ini 2 kali sehari selama seminggu.

Cara lainnya adalah dengan menyangrai biji ketumbar, ditumbuk halus, lalu diseduh dengan air (wasir). Ada pula dengan menghaluskan ketumbar dan bahan lainnya, ditambah air, disaring lalu diminum (lemah syahwat). Untuk mengatasi batuk, ketumbar, jahe, dan buah pir di tim, lalu dimakan. ‘ Cara untuk mengatasi haid tak lancar beda lagi. Caranya adalah dengan menghaluskan ketumbar dan bahan lain, direbus, lalu disaring.

Minggu, 09 Agustus 2009

Khasiat Jeruk Nipis



"Banyak manfaat yang bisa diambil dari jeruk nipis. Salah satunya adalah membuat kulit menjadi putih dan halus. Manfaat ini tentu menjadi berita gembira bagi kaum hawa yang mendambakan kulit putih dan halus. Bagaimana memanfaatkannya, apa khasiat lain dari jeruk nipis? Di antara 1300 jenis jeruk, jeruk nipis atau yang dalam bahasa ilmiahnya disebut Citrus Aurantium, memiliki manfaat yang paling banyak. Jeruk nipis merupakan bahan dasar ramuan obat kecantikan tradisional di Indonesia.

Hampir semuanya mencantumkan nama jeruk nipis sebagai bahan dasar, baik buah maupun daunnya. Secara umum, buah jeruk kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Dalam kandungan 100 g jeruk nipis, terdapat kalori 51 kal, protein 0,9 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 11,4 g, mineral 0,5 g, kalsium 33 mg, fosfor 23 mg, besi 0,4 mg dan asam askorbat 49 mg. Selain memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, jeruk nipis juga mengandung asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen, felandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali-lasetat, aktilaldehid, nildehid) damar, glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan C. Sedangkan daun, buah dan bunganya mengandung minyak terbang.

Rasa jeruk nipis yang masam bisa membantu membersihkan nikotin yang terdapat pada gigi dan mulut orang yang suka merokok. Di Indonesia jeruk nipis sering dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai macam penyakit seperti disentri, sembelit, ambeien, haid tak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing atau vertigo, suara serak, batuk, bau badan, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu, demam, terlalu gemuk, amandel, penyakit anyang-anyangan (kencing terasa sakit), mimisan, dan radang hidung. Jeruk nipis juga efektif mencegah timbulnya batu ginjal. Jeruk nipis mengandung sitrat yang tinggi, sementara banyak penderita batu ginjal memiliki kadar sitrat yang rendah. Kandungan sitrat jeruk nipis lokal (citrus aurantifolia swingle yang bulat) sepuluh kali lebih besar dibanding kandungan sitrat pada jeruk keprok atau enam kali lipat dari jeruk manis. Kandungan sitratnya mencapai 55,6 gram per kilogramnya.

Memutihkan Kulit
Manusia memiliki warna kulit yang tidak sama satu sama lain. Selain faktor genetik, ada juga beberapa faktor lain, seperti iklim dan cuaca. Kulit wajah adalah bagian yang paling penting, khususnya bagi kaum wanita. Karena itu, kaum wanita melakukan beberapa upaya untuk membuat kulit wajah menjadi putih bersih dan menarik. Semula, baik kedokteran maupun di salon kecantikan, memutihkan kulit dilakukan dengan cara pengelupasan sel-sel mati oleh produk dengan bahan-bahan aktif, hanya dengan mengkonsumsi dan membalur tubuh (bagian-bagian tertentu pada tubuh) dengan jeruk nipis, kulit menjadi lebih putih. Selain kaya gizi, jeruk juga kaya akan zat seperti bioflanid, minyak atsiri limonen, asam sitrat, linalin asetat, dan fellandren yang dapat menyembuhkan penyakit batuk, menurunkan demam, meningkatkan gairah seksual, dan membuat suara merdu. Salah satu manfaat jeruk nipis di bidang kecantikan adalah kandungan vitamin C yang dapat membuat kulit menjadi putih, halus, dan kencang. Buah ini memiliki kandungan vitamin C yang bermanfaat sebagai antioksidan. Vitamin C yang memiliki ikatan L dalam setiap molekulnya, bagus untuk mencerahkan warna kulit.

Resep Wajah Putih dan Halus
Untuk mendapatkan kulit wajah yang putih dan halus, ada dua cara yang dapat dilakukan. “Untuk memutihkan dan menghaluskan kulit serta memperkecil pori-pori, bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan cara mengkonsumsinya. Karena dengan mengkonsumsi jeruk, kandungan vitamin C yang diserap oleh tubuh akan lebih maksimal. Kedua, menggunakan jeruk nipis dari luar dengan mengusapkan potongan jeruk nipis pada wajah dan kulit bagian tubuh yang dinginkan secara rutin setiap hari.

Khasiat Lain
Bagi Anda yang ingin terlihat ramping, khasiat jeruk nipis juga dapat dicoba. Setiap pagi, siang dan malam, cobalah minum perasan air jeruk nipis dengan campuran air dan sedikit gula. Dengan cara ini, kerampingan Anda akan terjaga. Selain itu, jeruk nipis dapat mencegah Anda dari berbagai macam penyakit seperti yang diuraikan di atas. Sementara untuk rambut, jeruk nipis juga dapat menghilangkan ketombe.

Jumat, 07 Agustus 2009

Jamur Ling-zhi Banyak Khasiatnya



Tumbuh saprofif pada batang kayu yang lapuk, tumbuh liar dan kadang dibudidayakan. Badan buah bertangkai panjang yang tumbuh lurus ke atas, topi dari badan buahnya menempel pada tangkai tersebut, bangun setengah lingkaran dan tumbuh mendatar. Badan buah menunjukkan lingkaran-lingkaran yang merupakan batas periode pertumbuhan, tepi berombak atau berlekuk, sisi atas dengan lipatan-lipatan radier, warnanya coklat merah keunguan, mengkilat seperti lak. Berumur beberapa tahun dengan tiap-tiap kali membentuk lapisan-lapisan himenofora baru.


Nama Lokal :
Supa sinduk (Sunda).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sukar tidur (Insomnia), pusing, bronkhitis, asma, silicosis, hepatitis; Hipertensi, sakit jantung, sakit lambung, tidak napsu makan; Rematik;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI:
Badan buah. Setelah dikumpulkan, dicuci lalu dijemur.

KEGUNAAN:
- Badan terasa lemah (Neurasthenia), pusing.
- Rasa lemah akibat sakit lama.
- Sukar tidur (insomnia).
- Bronkhitis kronis, asthma, silicosis.
- Hepatitis.
- Tekanan darah tinggi.
- Sakit jantung koroner (Coronary heart disease).
- Kolesterol tinggi (hipercholesterolemia).
- Sakit lambung (gastritis).
- Tidak napsu makan (anoreksia).
- Rematik sendi (Rheumatic arthritis).
- Menunda ketuaan.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 3-15 g, rebus.
Pemakaian luar. Digunakan untuk pilek (Rhinitis).

CARA PEMAKAIAN:
1. Neurasthenia, sukar tidur, mimpi berlebihan:
3-10 g jamur kayu direbus, minum.

2. Hepatitis kronis, sesak napas (asma bronkhial):
1-2 g jamur kayu dibuat bubuk, seduh dengan air panas, minum
setelah dingin. Lakukan 3 kali sehari.

3. Manguatkan dan meningkatkan daya tahan tubuh:
Rebus 15 g ling zhi dengan 4 gelas air bersih dalam periuk tanah
sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin disaring dan airnya
ditambahkan 1 sendok makan madu. Aduk sampai rata, minum.
Sehari 2 kali, tiap kali minum sebanyak 1 gelas.

CATATAN :
Ling-zhi adalah jamur yang dijual di toko obat dengan berbagai macam kemasan berupa potongan-potongan jamur atau yang sudah diolah seperti kapsul, tablet, sirop, tincture atau suntikan.
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Rasanya manis sedikit pahit, hangat, tidak beracun. Menguatkan dan meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah penyakit jantung, aphrodisiak, menambah napsu makan (stomakik), penenang (sedatif, obat batuk (antitusif dan menghilangkan sesak (anti-asthmatic). KANDUNGAN KIMIA: Ergosterol, coumarin, fungal lysozyme, asam protease, protein yang larut dalam air, asam amino, polypeptidase dan saccharida, serta beberapa macam mineral seperti natrium (Na), calcium (Ca), zinc (Zn), copper (Co) dan mangan (Mn).

300 Sampel Obat Herbal Dikirim ke Korea



Sebanyak 300 sampel tanaman liar yang berpotensial diolah menjadi obat-obatan herbal dikirim ke Korea. Sampel sebanyak itu diperoleh dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Jawa Barat.

Pengiriman itu dalam rangka kerja sama Korean Research Institute Bioscience and Biotechnology (KRIBB) dengan Pusat Teknologi Farmasi dan Medika pada Badan Pengkaj ian dan Penerapan Teknologi (PTFM BPPT) . Tujuan kerja sama untuk menyambut era bioekonomi 2030 yang mengandalkan potensi pendapatan ekonomi dari sumber daya hayati.

"Pengiriman ke Korea bertujuan mempercepat penelitian sampel-sampel tanaman liar untuk pembuatan obat-obatan herbal," kata Kepala BPPT Marzan Azis Iskandar, Kamis (5/3), dalam konferensi pers usai penandatanganan prasasti dan persetujuan proyek kerjasama antara BPPT dengan KRIBB di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang.

Penandatanganan itu dilakukan oleh Marzan dan Presiden KRIBB Young Hoon Park. Pada kesempatan itu, Young Hoon Park menyatakan, dari 300 sampel tanaman liar itu akan diperoleh hasil riset berupa bahan biomedikal yang memiliki prospek dapat diproduksi sebagai obat herbal. "Hasil riset itu kemudian akan diserahkan ke produsen," kata Young Hoon Park.

Deputi Bidang Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Wahono Sumaryono mengungkapkan, penelitian lebih lanjut terhadap 300 sampel tanaman liar dari Taman Nasional Halimun Salak dan Taman Nasional Ujung Kulon merupakan kerja sama yang sebanding. Korea memiliki teknologi untuk penelitian biomedikal yang jauh lebih canggih, sedangkan Indonesia memiliki sumber daya hayati yang melimpah.

Kepala PTFM Rifatul Widjhati mengatakan, dari hasil kerja sama BPPT dengan KRIBB dari Korea itu akan diperoleh manfaat pembagian keuntungan dari hasil riset yang kemudian dipatenkan bersama . Namun, dari KRIBB sendiri belum bisa memastikan pembagian manfaat dari kerja sama tersebut. Masalah pembagian nilai keuntungan dinilai masih terlalu dini.

Sumber Kompas.Com, Maret 2009

Secang berkhasiat untuk memperlancar aliran darah


Ilmu kedokteran cina menyebutkan sumber penyakit timbul dari gangguan simpul syaraf tubuh dan simpul darah yang menghambat peredaran darah. Dengan memperlancar aliran darah, penyakit akan mudah disembuhkan oleh sel darah putih dan antibodi tubuh, serta membuat tubuh lebih rilek dan terhindar dari stress.

Jumat, 02 Januari 2009

Khasiat Jahe Merah



Jahe merah memiliki kandungan minyak asiri tinggi dan rasa paling pedas, sehingga cocok untuk bahan dasar farmasi dan jamu. Ukuran rimpangnya paling kecil dengan warna merah.dengan serat lebih besar dibanding jahe biasa.

Jahe merah dipercaya mampu meningkatkan stamina dan kebugaran tubuh, selain itu dipakai untuk memulihkan penderita: rematik, asam urat, perut kembung, nyeri persendian, pegal linu, sesak nafas, sering kesemutan, darah tinggi, stroke, tulang keropos, kolesterol tinggi, flu, pilek, demam, sulit tidur, dan susah buang air besar.

Di beberapa daerah di Indonesia, jahe merah digunakan sebagai minuman tradisional, antara lain Bandrek, Sekoteng dan Wedang Jahe di Pulau Jawa, serta Sara’ba di Sulawesi Selatan.